JAMS 2011

1

12 July 2011 by Armeyn

Uh yeah! Life keep me busy, but there’s always time to enjoy our life. :)

Tiket JAMS 2011

JAMS 2011 ini eventnya anak FH-UI, dan entah bagaimana caranya, saya kebetulan liat event ini di timeline saya. Salihara again, music session again, but this time I do really excited because of this crazy-genius-superb-awesome performer : The Trees and The Wild!

Gagal melihat mereka “menggila” di acara Langit Musik 2011 lalu, saya memastikan diri untuk datang ke Salihara pada malam minggu itu. Rp30.000 pre sale, dan Rp35.000 on the spot menurut saya tergolong murah meriah untuk menyaksikan penampilan Morfem, Anda, Adhitia Sofyan dan The Trees and The Wild.

Memilih datang setelah maghrib (kata mbak-mbaknya sih mendingan dateng jam segituan), dan akhirnya sampai lokasi sekitar jam setengah delapan malam, langsung dihibur oleh sebuah band yang saya tidak tahu namanya, tapi beraliran Islandia dan sekitarnya, semacam Sigur Ros.

Daaann tampillah Jimi Multhazam. Ahey! Si vokalis The Upstairs yang juga vokalis Morfem ini tampil dengan membahana dari balik panggung, dan menghentak saya dengan lagu-lagunya yang khas. Lirik yang catchy, dentuman bass dan distorsi gitar. Mengingatkan saya pada Bangkutaman, sebuah band indie dengan single “Ode Untuk Kota”-nya. “Who Stole My Bike”, “Tidur di Mana Pun, Bermimpi Kapanpun”, dan yang paling fenomenal adalah cover Velvet Underground “Venus in Furs”¬†yang galau-nya juara banget. Sadis!

Lalu muncul Adhitia Sofyan. Ah ah ah, waktu galau sudah dimulai malam ini. Pernah menyaksikan permainan beliau sekelebat di Grand Indonesia sekitar tahun lalu, ternyata fans-nya sudah berkembang pesat sejak saat itu. Penonton yang hadir duduk dengan tenang di dalam ruang theater Salihara, meski ada beberapa yang dengan ributnya merusak suasana (tabokin abege itu satu2). “After The Rain”, “Forget Jakarta”, “Blue Sky Collapse”, dan (tentunya) “Adelaide Sky” dibawakan dengan syahdu.

Kurang tertarik dengan Anda and The Joints (plus lapar serta ngantuk setelah Adhitia Sofyan perform.. :P ), kami memutuskan menyebrang sebentar ke Warung Mase, salah satu wedangan asli Jogja (katanya), yang ternyata tinggal seimprit lagi maka akan kandas stok-nya. Menikmati pecel lele dengan sambel bawang yang pedesnya minta ampun, membuat saya bersemangat lagi untuk menyaksikan The Trees and The Wild yang diplot sebagai penutup acara malam itu.

Daaaaaaan, persis ketika kami memasuki theater Salihara, mereka sedang melakukan soundcheck sebelum perform. I’m so excited! Mendengar album mereka “Rasuk“, sudah merupakan sebuah pengalaman orgasmic bagi telinga saya. Dan tentunya, saya berekspektasi tinggi pada penampilan live mereka.

Dibuka dengan luar biasa lewat sebuah lagu-entah-berjudul-apa-dan-berbahasa-apa, tapi merinding mendengar alunan harmoni alat-alat musik yang mereka mainkan. Dan *bum!!* intro “Our Roots” membahana. Penonton menjerit. Bertepuk tangan. Terlihat sekali kemampuan bermusik mereka yang sangat mumpuni. Suara unik si vokalis perempuan (Tamy), mendayu-dayu membawa suasana semakin temaram. Ah lebay. :D

Dilanjutkan dengan “Honeymoon on Ice”, “Irish Girl” dan “Berlin” berturut-turut, The Trees and The Wild benar-benar melebihi ekspektasi awal saya ketika memutuskan membeli tiket JAMS 2011 : MEREKA SINTING! SINTING BANGET! (please read it positively. HAHAHA). Superawesome performance, skill tinggi para personilnya (Iga Massardi pemain gitar blues. No wonder. :D), komposisi yang indah, dan suara Remedy Waloni yang serak-serak basah, membuat penampilan mereka sempurna. Sempurna.¬†Salah satu penampilan terbaik yang pernah saya saksikan secara live. Sound yang baik, crowd yang menarik, dan perfomance yang apik. Another orgasmic. :P

TTATW menunjukkan bahwa klimaks sebuah lagu tidak harus berada di tengah, dan kemudian menurun menuju ending. TTATW menunjukkan bahwa klimaks sebuah lagu dapat terjadi SEPANJANG LAGU, mulai dari intro hingga ending yang membahana. TTATW menunjukkan pada saya apa itu “menikmati musik”, baik dari sisi pemain, maupun pendengar. :)

Dan malam itu pun harus berakhir. Tapi penampilan The Trees and The Wild malam itu masih akan terkenang untuk waktu yang cukup lama kelihatannya. Ah, no further comments. I’m just so in love with you. :)

About these ads

One thought on “JAMS 2011

  1. […] itu. Secara jujur TTATW tidak tampil sebaik mereka biasanya (kalo saya nonton di Youtube), atau di penampilan mereka di Salihara tempo hari. Kurang greget, plus sound yang sepertinya agak sember. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 722 other followers

%d bloggers like this: