Ketika USB Tak Lagi Universal

4

20 February 2012 by Armeyn

Hari ini saya dapet pelajaran dari sebuah benda kecil yang namanya USB : Universal Serial Bus. Iya, USB itu jenis colokannya, bukan flashdisk yang biasa dicolok ke port USB itu. Jadi kamu-kamu yang kebiasaan bilang “eh pinjem USB dong buat pindahin data“, tolong diralat yak. Hihihi.. :)

Anyway,

Pagi ini seorang rekan kerja senior keliling cubicle, karena dia mau pinjem charger buat hapenya. Ke sana ke mari, nyari charger yang colokannya “USB yang kecil”. Kebetulan Galaxy Ace saya juga pake colokan USB, tapi ternyata colokan saya namanya “micro USB”, atau si Bapak mendefiniskannya sebagai “USB yang baru”. Nah lho. Katanya USB alias UNIVERSAL Serial Bus, tapi kenapa kok ngga UNIVERSAL?

Dan seperti biasa, saya menganalogikannya ke siapa lagi kalau bukan Tuhan. :) *my bad* Tuhan itu setau saya adalah universal. Tapi ternyata dalam “pemakaiannya”, Tuhan tidak seuniversal itu. Masing-masing orang membuat “colokannya” sendiri-sendiri, sesuai dengan kebutuhan (atau keinginan?)-nya. Islam, Kristen, Yahudi, Budha, Kong Hu Cu, semua agama mendefinisikan Tuhan yang universal itu, menjadi seperti colokan USB : custom.

Ironis, karena pada prinsipnya, dia seharusnya universal. Sama seperti USB, yang seharusnya ngga perlu pake nama “normal USB”, “mini USB”, “micro USB” dan lain sebagainya, yang jelas-jelas sudah melanggar prinsip ke-universal-annya. Seharusnya dia (si colokan) muat di mana saja. Sama seperti Dia, yang seharusnya tidak kita kotak-kotakkan menjadi “normal Tuhan”, “mini Tuhan” atau “micro Tuhan” sebagai contoh ekstrimnya.

Tuhan, maafkan saya jika saya lancang dengan ngomong begini. Tapi Tuhan seharusnya (dan sepatutnya) universal. Ya kan Tuhan? :)

»

4 thoughts on “Ketika USB Tak Lagi Universal

  1. gelaph says:

    Kalo masalah colokan aja, dibahas -________-”

  2. neng-aamel says:

    baris baris terakhirnya kena banget :’(

  3. [...] Saat ini, twitter dan khotbah Minggu masih menjadi sumber inspirasi nomor 1 dan nomor 2 dalam tulisan-tulisan saya. Lihat saja postingan Percayakah, Buah, atau Tuhan Sembuhkanlah. Semuanya terinspirasi dari ibadah minggu saya. Ada juga Just Like A Camera dan Tuhan Masih Bangun? yang kebetulan saya baca dari twitter. Sisanya, selentingan-selentingan spontan yang saya alami atau saya rasakan, seperti postingan Rem dan tulisan tentang USB. [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 723 other followers

%d bloggers like this: