Gmail Themes

Lagi-lagi tentang google. Mungkin saya lagi gandrung sama google. Harusnya google bayar saya ya.. =)

Kali ini tentang gmail.. Layanan email dari google ini sebenernya udah lama ada. Mungkin sekitar tahun 2004 atau 2005 yah.. saya lupa.. Dulu, kita ngga bisa sign up begitu aja untuk bisa punya akun gmail, melainkan harus diundang oleh orang lain yang sudah punya akun gmail. Tapi 2 tahun belakangan, ternyata sudah bisa sign up seperti layanan email lainnya.

Yang mau dibahas kali ini adalah fitur baru gmail. Namanya themes.

Ya, tepat seperti pengertian dari themes, ya pada intinya google menyediakan themes untuk ‘sedikit’ mengubah tampilan dari gmail kita. Caranya, dengan memilih menu setting di kanan atas, lalu pilih themes. Maka kita tinggal menentukan themes apa yang kita mau. Pilih, klik, maka berubahlah tampilan gmail kita.

Tapi bukan google namanya kalau hanya sampai di situ. (halah!)

Yang unik adalah, dalam beberapa themes, kita juga diminta untuk memasukkan nama kota tempat kita tinggal… Themes tersebut adalah themes yang bernama tea house dan bus stop.

Lalu efeknya ke mana nih?

Ternyata, tidak percuma kita memasukkan nama kota tempat kita tinggal tersebut. Themes yang kita pilih, ternyata tersambung entah ke mana, yang akhirnya mengetahui waktu dan cuaca lokasi yang tadi kita ketikkan namanya. Untuk themes bus stop, akan terhubung dengan cuaca. Sementara untuk themes tea house, akan terhubung dengan waktu.

Maksudnya?

Jadi, kalau kita memilih themes bus stop, keadaan dan gambar di layar monitor kita akan disesuaikan dengan keadaan cuaca di kota yang kita ketik tadi. Misalnya saya mengetikkan Jakarta. Kemudian, ketika Jakarta sedang terik-teriknya, layar saya akan menampilkan tumpukan es krim yang ada di samping halte bus. Kemudian, ketika Jakarta hujan, maka layar saya akan segera berubah menjadi gelap dan ada tumpukan payung di kiri layar. Iseng-iseng, saya coba untuk mengganti nama kotanya. Ketika saya ketikkan Ottawa (Kanada), ternyata layar menampilkan suasana bersalju. Rupanya di Kanada sedang turun salju.. Hehehe..

Begitu juga dengan themes tea house. Themes ini berhubungan dengan waktu di kota yang kita ketikkan di awal tadi. Ketika pagi, kita akan melihat sang rubah pemilik rumah teh sedang memandikan burungnya di air mancur. Ketika siang, gambar akan berubah lagi, dan demikian seterusnya hingga sore.

Menarik ya?

Meskipun hanya fitur kecil, tapi saya cukup menikmatinya di awal-awal kemunculan themes ini. Mudah-mudahan nanti akan makin banyak themes kreatif seperti ini di gmail.

2 thoughts on “Gmail Themes

  1. wah gue br tau nih.. nanti deh gue coba.. thx lho meyn.. ternyata lu emg suka mengutak utik sesuatu ya.. wkkwkwkwkwkwkw..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s