Siapakah Anda?

Semalam, secara tak sengaja saya menyimak sebuah tayangan “super” asuhan Mario Teguh. Sejak dulu, saya cukup terkesan dengan logika dan pemikiran beliau, yang menurut saya, sebenarnya simple, namun sering terlupakan. Terlepas dari pernyataan kontoversial beliau di twitter kemarin itu, saya tetap menaruh respek yang amat tinggi terhadap acara ini.

Saya terdiam mendengar sebuah kalimat dari beliau. Kalimat ini sebetulnya bukan kalimat yang asing, namun sudah cukup familiar di telinga saya. Tapi entah di mana saya pernah mendengarnya. Mungkin di episode lain acara MTGW. Atau mungkin dari buku. Atau dari khotbah di gereja? Entahlah.

“Anda saat ini, adalah hasil dari tindakan-tindakan yang anda lakukan dan yang tidak anda lakukan di masa lalu.”

Ouch. Konsep-konsep mengenai kehidupan, mengenai tindakan-tindakan manusia, memang selalu menyita perhatian saya. Kali ini, saya kembali tertegun. “Anda saat ini”, demikian kalimat ini dibuka “adalah hasil dari tindakan-tindakan yang anda lakukan dan yang tidak anda lakukan di masa lalu.”

Kembali pada konsep bahwa hidup adalah pilihan, terkadang memang kita secara tidak sadar melakukan pilihan-pilihan, yakni pilihan untuk melakukan sesuatu, atau pilihan untuk menghindari hal lainnya. Misalnya, ketika ada kesempatan untuk mencontek, pilihan kitalah yang menentukan, apakah kita akan melakukannya atau akan menghindarinya. Dan ternyata, itulah yang menentukan, orang seperti apakah kita saat ini.

Terdengar simpel, tapi sebetulnya berat dijalankan dan sulit dipraktekkan. Manusia, sebagai makhluk yang memiliki akal, diberi tanggungjawab sebegitubesarnya, untuk menentukan akan jadi apa dia di masa yang akan datang. Perbuatan kita di masa kini, jelas-jelas menentukan, akan jadi apa kita di masa mendatang. Sekecil apapun. Seremeh apapun. Pasti akan berdampak pada diri kita di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, kita dituntut untuk mempelajari dan melihat, siapa kita saat ini. Karena dengan mengetahui siapa kita, maka kita tahu, apa yang harus kita perbuat di masa mendatang, untuk menjadi “saya” yang lebih baik daripada “saya” saat ini. Kuncinya adalah dengan melakukan hal-hal yang memang harus dilakukan, dan menghindari hal-hal yang memang  harus dihindari.

Sudahkah Anda tahu siapa Anda hari ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s