hal kecil

Sebuah email di inbox saya, berasal dari e-RH alias e-Renungan Harian. Yup, begini-begini saya juga masih langganan Renungan Harian setiap hari. :P Hanya saja, terkadang email-email tersebut terlewat begitu saja karena sudah ada email lain yang menunggu dibaca.

Pagi ini, saya datang kepagian, dan menyempatkan diri melihat email dari e-RH tersebut. Bacaan renungan pagi ini diawali dengan lirik sebuah lagu yang baru-baru ini saya ketahui dari kakak saya ketika ia sedang menidurkan Nathan. Iya si bocah lucu yang mirip om-nya ini. :D

Selamat pagi Tuhan, tak lupa terima kasih

Tuhan telah pelihara kami setiap hari

Matahari bersinar, burung-burung bernyanyi

Bertambah, tambah, tambah indahnya. 

Sebuah lagu anak-anak yang sederhana, dengan lirik yang sangat ringan. Tapi membaca dan menyenandungkan lagu itu beberapa kali, membuat saya merenung sendiri. Merenung tentang bagaimana ternyata sejak kecil sebenarnya saya (dan mungkin anda juga), sudah diajak untuk bersyukur pada Sang Pencipta, sekecil apapun itu. Matahari yang bersinar, burung yang bernyanyi, sudah cukup untuk membuat kita mengucapkan selamat pagi dan berterimakasih pada Tuhan.

Tapi perkembangan dunia (dan tentu pemikiran manusia juga), membuat kadang kita melupakan hal-hal kecil tersebut. Bangun pagi sudah diawali dengan persiapan ini dan itu. Terkena macet di jalan. Keringat dan panas yang menempel di pakaian. Stres pekerjaan. Lantas kita terkadang “menyelamatkan” hari dengan secangkir kopi. Atau dengan mengingat bahwa hari itu adalah hari Jumat. Yes, thank God it’s Friday, right?

Lantas kita melupakan “ordinary miracle“, seperti lagu Sarah McLaclhan di film Charlotte’s Web. Keajaiban yang sudah kita anggap umum, saking terbiasanya kita dengan hal tersebut. Bukan mensyukuri munculnya matahari pagi, kita kadang mengutuknya karena panas yang diberikannya. Bukan bersyukur dengan nafas yang masih diberikanNya ketika bangun, kita kadang langsung mengumpat karena harus bangun dan bekerja kembali.

Betapa hal besar, telah membuat kita melupakan banyak hal kecil. Padahal dari hal kecil lah, berawal semua hal besar. :)

5 thoughts on “hal kecil

  1. Jyaaaah…lagu selamat pagi. Kenapa gak yg lagu alkitab, kan tulang gusi udah senandung lagu itu mulu. Hahahaha…skrg nathan ada lagu baru favorit, 5 little monkey jumping on the bed :DD

  2. @mamanya nathan hayahhh, lagu Alkitab mah begitu2 doaaaang.. hahaha.. five little monkey lumayan lah, agak ribut sih.. versi akustiknya ngga ada? :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s