ThemeSong

“Did you ever notice that there is always a song – or part of a song – that reminds you about someone, something or a moment in the past?” 

Did you? I did.

Telinga saya tiba-tiba terusik siang ini, mendengar sebuah lagu lama mengalun entah di mana. “I lie awake, I drive myself crazy, drive myself crazy, thinking of youuuuu..” Yeah, lagu ‘N Sync tiba-tiba membawa ingatan saya mundur jauh, ke masa lalu. Masa-masa di depan komputer dan bermain Championship Manager 98 di komputer Windows pertama keluarga saya.

Saya ngga tau kalo orang lain gimana, tapi buat saya sebuah lagu bisa membawa ingatan saya ke sebuah momen, yang sebenernya ngga penting-penting amat. Cuma ingat sekelebat, kayak mimpi. Tapi itu sebuah masa di jaman dulu. Momen. Dan ini beberapa di antaranya:

1. Lilis Suryani – Gang Kelinci

Ahahahaahahaha, percaya ngga percaya, lagu ini mengingatkan saya pada masa kecil saya. Saat itu, Bapak saya hampir setiap hari mainin lagu ini, plus lagu-lagu lainnya seperti “Si Jago Mogok” atau “Jangan Ada Dusta di Antara Kita”. Yeah, old school. Hahahaha. Tapi membuat saya selalu teringat pada saat-saat saya dipaksa mandi, atau minum susu kopi dingin di sore hari. :O

2. Koes Plus – Kisah Sedih di Hari Minggu

Oh, man! Saya jadul banget ya! Tapi dulu saya pernah dibeliin kaset kompilasi KoesPlus yang saya mainin terus-terusan di walkman Sony kakak saya, sampe keriting. Sambil tiduran di kamar, di malam-malam liburan sekolah. Sampai sekarang saya masih hafal lagu-lagu mereka. Maestro musik Indonesia. For sure.

3. Arkarna – So Little Time

Lagu ini membawa saya pada masa SMP, di mana kakak perempuan saya sedang gila-gilanya sama band punk-rock zaman itu, sejenis Green Day dan Arkarna. Beberapa kali dia pulang membawa stik drum (beberapa yang sudah patah), dan saya memainkan stik itu seakan-akan sedang menggebuk drum. Tentu saja, dengan alunan lagu Arkarna yang menghentak-hentak. Mimpi itu lenyap begitu saja, karena sampai sekarang saya ndak bisa main drum sama sekali. :D

4. ‘N Sync – Drive Myself Crazy

Lagu ini merupakan salah satu (dari sedikit) lagu yang ada di komputer keluarga saya waktu itu, bersama No Scrubs-nya TLC. Komputer Pentium pertama di rumah,  dibeli dengan susah payah oleh Bapak saya, hasil bujuk rayu sana sini. Game pertama yang diinstal adalah Championship Manager 98, dan saya menghabiskan banyak sekali waktu di depan monitor, ditemani lagu ini. Maka ketika lagu ini terdengar, yang teringat adalah kamar komputer, CM98, speaker aktif warna putih, dan CD Megahitz yang berisi lagu hits zaman itu.

5. Michael Buble & Nelly Furtado – Quando Quando Quando

Pikiran saya dibawa melayang ke bus antarkota Cirebon – Bandung, karena lagu ini kerap menemani saya di malam-malam perjalanan pulang saya dari Jatinangor, hampir setiap hari. Saat itu saya cuma punya “harta” sebuah MP3 Player warna putih, yang salah satu lagunya adalah lagu ini. Menutup mata sebentar saja sambil mendengar lagu ini, membuat saya teringat Bandung dan semua cerita di dalamnya.

6. Efek Rumah Kaca – Kenakalan Remaja di Era Informatika

Lagu ini selalu mengingatkan saya pada Edi, senior pertama saya di E&Y. Yang bikin inget adalah karena waktu saya lagi di klien (IM2 Kebagusan), beliau tau-tau minta download-in lagu ini dong, karena dia lagi di kantor dan ngga bisa download. Dong dong dorongdong dong. HAHAHA. :D Dan saya sebagai newbie mah nurut2 aja, trus saya kirim ke dia, sambil saya dengerin dulu lagunya.

7. The Tingtings – Great DJ

Pastinya : ruangan auditor di lantai 22 Gedung Indosat Pusat. Menghabiskan buanyak sekali waktu bekerja di sana, bersama senior-senior E&Y seperti Edi, Wina, Opal, Karl, Alvin, Besar, dan lain-lain, membuat saya tidak akan lupa suasana ruangan itu. Dan entah kenapa, lagu ini selalu terngiang-ngiang jika saya mengingat masa-masa itu. Wina mengenalkan saya pada The Tingtings, dan sejak itu lagu Great DJ selalu jadi mood booster di kala lembur.

8. Armada – Mau Dibawa Ke Mana

Aaaah, guilty pleasure! Hahaha! Lagu ini enaaaaaak banget, mau versi apapun yah. Dan selalu menerbangkan memori saya ke masa-masa pertemanan “Teman Auditor” di E&Y. Buncit, Sari, Engkong, Ria, Oon, Windy, Benchy, Endah, dan Tisa. Lagu yang selalu saya nikmati sampai sekarang, sambil terbayang cubicle2 panjang di lantai 6 Tower 2 Gedung BEJ, tempat saya menghabiskan waktu hampir 2 tahun bersama mereka.

Selain ini, ada buanyak lagi lagu-lagu yang bisa membuat saya terdiam dan senyam senyum, atau malah tertawa geli. Dan saya yakin kalian juga pasti punya. Ya kan? Rewind, please.. :)

2 thoughts on “ThemeSong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s