terimakasih, mas!

"Silahkan Mas.." ujarnya begitu melihat saya masuk ke toilet. Ia yang sedang melap urinoir, bangkit berdiri dan tersenyum ke arah saya. Tak lama setelah saya menyelesaikan urusan di toilet, kembali ia tersenyum sambil mengucapkan terimakasih. Rasa-rasanya, ia sangat menikmati pekerjaannya sebagai penjaga toilet di mall ini. Bayangkan, setiap harinya dia harus melap urinoir berpuluh kali.... Continue Reading →

Ice Tall Americano On-the-rock

"Pagi Mas Armen! Pesennya yang biasa?" sapa mbak2 Starbucks yang sampai sekarang saya tidak tahu namanya. "Iya. Ice tall americano on-the-rock yah." kata saya seraya menyerahkan sebuah tumbler. Di gerai ini, ice atau hot harus disebut di paling depan. Baru kemudian ukurannya, yaitu tall-grande-venti. Baru kemudian jenis minumannya, dilanjutkan dengan cara penyajiannya. Americano adalah 2... Continue Reading →

Senyum di Balik Masker

Semalam aku lelah sekali. Semenjak pagi hingga siang, pekerjaan datang tak berhenti. Satu meeting penting harus dihadiri siang itu, meeting pemeriksaan khusus di mana para bos berbagai divisi di kantor ikut meramaikan. Saya dalam tekanan. Makan siang pun terlewatkan. Sekotak iga sapi dan ayam penyet Lekko teronggok di meja karena telah disiapkan oleh klien. Tapi... Continue Reading →

how i make my petrichor

Siang itu panas sekali. Matahari seperti sedang mengamuk, setelah berhari-hari awan mendung menghalangi pancaran sinarnya, dan dinginnya udara menyembunyikan panasnya. Aku, berdiri memandangi jalan aspal di depan rumah dari balik jendela. Beberapa tetes keringat mulai muncul di dahi. Panas di luar, ternyata terasa sampai ke dalam. Dengan inisiatif seadanya, aku melangkah ke luar. Sebuah kran... Continue Reading →

recto-verso

Kamu tau apa itu rectoverso? Dalam dunia percetakan, recto dan verso dikenal sebagai halaman "depan" dan "belakang" dalam sebuah buku. Recto adalah halaman yang di sebelah kanan, sedangkan verso adalah halaman di belakangnya. Dan begitu seterusnya. Rectoverso membuat pencetakan sebuah buku menjadi lebih mudah, karena petugas pencetak akan memastikan bahwa dalam setiap lembar yang dicetak,... Continue Reading →

Mengapung di RW Lounge

There's always first time for everything. Begitu kata orang. Begitu juga dengan pengalaman "konser" intim yang diadain RedWhite Lounge (RW Lounge) di Kemang ini. RW Lounge ini adalah sebuah lounge, atau kafe, atau tempat ngumpul kalangan pecinta jazz di Jakarta. Lokasinya di Kemang, tepatnya di Kemang Utara yang jalannya satu arah itu. Agak masuk ke... Continue Reading →

Orang Yang Tepat?

Ketika "so sweet" tdk cuma sekedar kata, tulisan dan perbuatan, maka kamu bersama orang yg tepat. Ketika marahmu bisa ditahan ketimbang dipendam, maka kamu bersama orang yang tepat. Ketika diam bersamanya pun kamu tak bosan, maka kamu bersama orang yang tepat. Ketika imejmu tak perlu dijaga saat di depannya, maka kamu bersama orang yang tepat.... Continue Reading →

2012 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog. Here's an excerpt: 600 people reached the top of Mt. Everest in 2012. This blog got about 10,000 views in 2012. If every person who reached the top of Mt. Everest viewed this blog, it would have taken 17 years to get... Continue Reading →

Why Do Good People Always Die Young?

Tengah malam tadi, di tengah pengembaraan di timeline, saya terhenti di twitnya @kinantii. Isinya bercerita tentang Cecil, seorang artis FTV penderita kanker lidah yang akhirnya meninggal dunia malam tadi. Saya ngga kenal, ngga pernah dengar, hanya jempol saya yang tergerak untuk cari tahu lebih lanjut tentang gadis ini. Cecillia Putty Vickend, begitu nama sang gadis.... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑