how i make my petrichor

Siang itu panas sekali. Matahari seperti sedang mengamuk, setelah berhari-hari awan mendung menghalangi pancaran sinarnya, dan dinginnya udara menyembunyikan panasnya. Aku, berdiri memandangi jalan aspal di depan rumah dari balik jendela. Beberapa tetes keringat mulai muncul di dahi. Panas di luar, ternyata terasa sampai ke dalam. Dengan inisiatif seadanya, aku melangkah ke luar. Sebuah kran... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑