Menjadi Berbeda

Sore itu saya sedang pusing. Persiapan untuk packing kebutuhan sebulan di Seoul belum juga kelar, kerjaan yang harus dikebut sebelum saya berangkat juga belum rampung, tiba-tiba seorang teman mengirimkan whatsapp yang isinya mengingatkan jadwal sharing session di divisinya besok pagi. Astaga. Sebenarnya saya ngga lupa-lupa amat dengan jadwal itu, tapi memang saya lagi berusaha mereschedule acara... Continue Reading →

Advertisements

annyeonghaseyo – part 2 – first week

Setelah sibuk beradaptasi dan belanja beberapa kebutuhan dasar untuk bertahan hidup (HALAH), akhirnya kami tetap harus menjalankan tugas dan tanggungjawab kami di sini. Yaiyalah ya. Senin pagi, sekitar pukul 09.30, seorang karyawati KRX sudah bersiap sedia di lobi kecil apartemen kami. Namanya Violet, tapi nama aslinya Udin. Lah. Bukan deng. Violet itu nama Inggrisnya, sedangkan... Continue Reading →

annyeonghaseyo – part 1

Korea. Siapa sih yang ngga tau Korea. Negaranya Kim Jong Il, nuklir, dan...eh salah ya. Itu Korea Utara. Maksudnya, Korea Selatan. Negaranya Super Junior, PSY, Sistar, SNSD, Kimchi, Gangnam, dll. Juga terkenal sebagai negara maju yang berhasil menyelenggarakan Piala Dunia bersama Jepang di tahun 2002 lalu. Juga negara yang melegalkan operasi plastik ketika warganya telah... Continue Reading →

Fear and Pain

"There are only two masters in this world : fear and pain." Quotes tadi saya dapatkan dari film The Man From U.N.C.L.E. Yang tahun 2015, tentunya. Bukan yang bercover di gambar di atas. Saya belum setua itu. Kalimat tersebut diucapkan oleh Rudy, tokoh "jahat" di film tersebut, ketika ia sedang bersiap menyiksa Solo di kursi listrik.... Continue Reading →

Mimpi ToBa Dreams

"Duh, aku pengen banget deh nonton film Toba Dreams itu...." ucap Ibu saya entah ditujukan kepada siapa. Padahal, di rumah hanya ada saya dan Bapak yang sedang menonton TV - dan tentunya tidak menyimak pernyataan Ibu saya. Saya, yang telah melihat trailer film tersebut beberapa waktu lalu, benar-benar tidak tertarik untuk menontonnya. Film Indonesia yang terakhir... Continue Reading →

2014 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog. Here's an excerpt: The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 23,000 times in 2014. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 9 sold-out performances for that many... Continue Reading →

Lari dari Stress

Menurut seorang teman, tingkat stress sebuah kumpulan masyarakat dapat dilihat dari beberapa hal, antara lain : (1) banyaknya acara "fun" yang diselenggarakan, dan (2) rame/nggaknya acara tersebut. Ia memberi contoh, beberapa acara lari yang diselenggarakan setidaknya tahun ini saja. Ada Jakarta International Run, Mandiri Run, Samsung Series Run, Pocari Sweat Run, Glow Run, Music Run, Color... Continue Reading →

King and Pawn

Sewaktu SD, ekstrakurikuler saya adalah catur. Pengajarnya seorang master catur bernama Kiu Sen. Setiap hari Selasa siang, beliau akan masuk ke kelas ekskul dengan papan catur besar. Bentuknya seperti whiteboard bermagnet, namun berpola kotak-kotak hitam putih dengan bidak catur sebesar tatakan gelas. Kelas pertama saya adalah ketika saya duduk di kelas tiga. Master Kiu Sen memperkenalkan... Continue Reading →

Pull-Back Car Toys

Jaman sekarang, hampir semua mainan anak-anak, terutama mobil-mobilan, sudah begitu modern. Ada yang menggunakan baterai (misalnya Tamiya), atau bahkan menggunakan remote control. Lebih asik lagi kalo pake gadget, bisa main balap-balapan dengan gadget sebagai stirnya. Jaman saya dulu, ada sebuah mainan mobil-mobilan yang mesti ditarik dulu ke belakang, baru dilepas dan dia akan melesat. Nama... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑