‘terbaik dari yang terburuk’ atau ‘terburuk dari yang terbaik’

Perjalanan pagi ini mengingatkan saya pada masa-masa SMP dan SMA dulu. Berangkat pagi, menjadi sebuah rutinitas baru akhir-akhir ini, setelah terakhir kali dilakukan ketika SMA. Semasa kuliah, berangkat pagi tidak akan sejauh ini perjalanannya, berhubung kos-an saya hanya sekepret dari kampus. Pekerjaan sebelumnya pun tidak mengenal absen jam masuk, sehingga saya tidak "terpaksa" berangkat pagi. … Continue reading ‘terbaik dari yang terburuk’ atau ‘terburuk dari yang terbaik’