buah

"Buah ngga jatoh jauh dari pohonnya." Pasti udah sering dong denger quotes itu. Iyah, saya ngga mau bahas tentang itu koq. Kali ini tentang buah yang lain. Bukan, bukan yang itu juga. Dasar mesum. #eh Beberapa minggu lalu, seseorang berjubah dan berbicara lantang di mimbar (biasanya saya sebut dia "pendeta"), mengingatkan saya tentang apa artinya... Continue Reading →

Tuhan, sembuhkanlah..

Beberapa minggu lalu, seorang gadis kecil bernama Aulia yang telah 11 hari dijaga oleh teman-teman 3 Little Angels, akhirnya meninggal dunia di RSCM. Pesan-pesan di grupmail dan twitter mayoritas diisi oleh permintaan kepada teman-teman semua untuk mendoakan supaya Aulia sembuh. Begitu pula setiap minggu sore, di gereja. Doa syafaat dibawakan oleh salah seorang majelis jemaat,... Continue Reading →

3H

Minggu sore, di sebuah gereja berinisial H-K-B-P. Berkali-kali si Pendeta mengucapkan 3H yang menjadi tanda sukses orang Batak (iya, saya Batak! *tabok kalo ga percaya*), yaitu Hamoraon, Hasangapon dan Hagabeon. Saya yang kebetulan sedang ibadah bersama mama, bertanya apa arti ketiganya. Dan jawabannya pun berlanjut dari gedung gereja, hingga ke rumah. :) 3H sendiri sudah... Continue Reading →

PKJ No.202

Tiba-tiba saya teringat pada sebuah lagu yang indah di Pelengkap Kidung Jemaat no. 202. Sebuah lagu yang mengingatkan saya untuk bergantung pada-Nya, untuk selalu menoleh pada-Nya dalam setiap langkah yang ditempuh, untuk meminta persetujuan dari-Nya dalam semua pengambilan keputusan di hidup saya. Yesusku Jurus’lamatku,  Tuhanku, Mukhalisku. Tumpuan pengharapanku dan perisai perlindunganku. Tatkala hidupku sendu dan... Continue Reading →

memberi

Kasih tidak hanya memberi kepada mereka yang dapat membalas, tetapi justru bersukacita memberi kepada mereka yang tak mampu membalas. Penggalan kalimat dalam renungan harian langganan di email pagi ini, membuat saya sedikit malu. Membahas mengenai kasih (dalam kaitannya menjelang Natal), penulis mengajak kita untuk berpikir dan mengevaluasi kasih yang selama ini kita sebut "kasih". Benarkah... Continue Reading →

surrender

Surrender : "resignation: acceptance of despair." Dalam bahasa Inggris, surrender diartikan sebagai sebuah pengunduran diri; penerimaan diri terhadap keputusasaan. Atau dengan kata lain : menyerah. Ya, dalam hidup, seringkali kita mengalami sebuah keadaan di mana kita hendak menyerah. Sering bahkan. Lantas kita merasa bahwa menyerah adalah pilihan terbaik. Atau justru saat tidak ada pilihan, maka... Continue Reading →

terhubung

Baru baca "Have A Little Faith"-nya Mitch Albom belum juga sampe setengah, tapi udah sok-sok an mau nulis tentang buku itu. Aaah, ini kan blog saya, jadi suka-suka yah. :) Sangat tertarik dengan sebuah bagian dari buku ini, yakni ketika Albert Lewis ditanyakan mengenai rutinitas yang selalu ia lakukan. Mengapa ia selalu setia melakukan rutinitas... Continue Reading →

puasa, puasa, sebulan kita puasa

Sebersit pemikiran yang sudah sejak lama saya pertanyakan, tiba-tiba muncul lagi siang ini. Pertanyaan yang selalu muncul menjelang bulan puasa, dan semakin membuat saya bingung setelah saya mengalaminya sendiri ketika kuliah. Kenapa sih restoran dan rumah makan harus tutup di siang hari ketika bulan puasa? Logika saya (yang pas-pasan) masih belum dapat menerima penjelasan yang... Continue Reading →

i know who holds tomorrow

Pagi ini dikejutkan dengan berita meninggalnya seorang karyawan Divisi Umum. Menurut kabar yang beredar, beliau meninggal setelah menjadi korban tabrak lari di daerah Rawamangun. Terkejut, karena baru kemarin (ya, persis kemarin), saya dan beberapa teman ke ruangan Divisi Umum untuk mengambil hadiah doorprize dari kantor. Ruangan yang kecil, yang diisi hanya oleh sekitar 10 orang,... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑