buah

"Buah ngga jatoh jauh dari pohonnya." Pasti udah sering dong denger quotes itu. Iyah, saya ngga mau bahas tentang itu koq. Kali ini tentang buah yang lain. Bukan, bukan yang itu juga. Dasar mesum. #eh Beberapa minggu lalu, seseorang berjubah dan berbicara lantang di mimbar (biasanya saya sebut dia "pendeta"), mengingatkan saya tentang apa artinya... Continue Reading →

Tuhan, sembuhkanlah..

Beberapa minggu lalu, seorang gadis kecil bernama Aulia yang telah 11 hari dijaga oleh teman-teman 3 Little Angels, akhirnya meninggal dunia di RSCM. Pesan-pesan di grupmail dan twitter mayoritas diisi oleh permintaan kepada teman-teman semua untuk mendoakan supaya Aulia sembuh. Begitu pula setiap minggu sore, di gereja. Doa syafaat dibawakan oleh salah seorang majelis jemaat,... Continue Reading →

memberi

Kasih tidak hanya memberi kepada mereka yang dapat membalas, tetapi justru bersukacita memberi kepada mereka yang tak mampu membalas. Penggalan kalimat dalam renungan harian langganan di email pagi ini, membuat saya sedikit malu. Membahas mengenai kasih (dalam kaitannya menjelang Natal), penulis mengajak kita untuk berpikir dan mengevaluasi kasih yang selama ini kita sebut "kasih". Benarkah... Continue Reading →

puasa, puasa, sebulan kita puasa

Sebersit pemikiran yang sudah sejak lama saya pertanyakan, tiba-tiba muncul lagi siang ini. Pertanyaan yang selalu muncul menjelang bulan puasa, dan semakin membuat saya bingung setelah saya mengalaminya sendiri ketika kuliah. Kenapa sih restoran dan rumah makan harus tutup di siang hari ketika bulan puasa? Logika saya (yang pas-pasan) masih belum dapat menerima penjelasan yang... Continue Reading →

cin(T)a

"Kenapa Tuhan menciptakan kita berbeda-beda, jika Ia hanya mau disembah dengan satu cara?" (Annisa: 2009) Sebuah penggalan dialog dari film cin(T)a (2009), yang membawa kami ke dalam sebuah diskusi. Diskusi yang memiliki topik yang sangat dalam, namun harus dibahas dengan kepala dingin, untuk meminimalisir konflik yang (sangat) mungkin terjadi. "Lakum diinukum waliya diin" (Your way... Continue Reading →

Hidup setelah mati, adakah?

Kamis kemarin, adalah perayaan Kenaikan Isa Almasih atau Kenaikan Yesus Kristus, yaitu 40 hari setelah bangkitnya Yesus dari kematian. Ibadah diadakan seperti layaknya hari Minggu, dan kali ini saya tertarik dengan khotbah sang Pendeta yang saya hadiri. Beliau menyinggung mengenai kehidupan setelah mati, yaitu bahwa setelah meninggal, maka kita akan hidup kembali, tapi bukan dengan... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑